Estimasi Biaya Pengiriman
Rp14.800 - Rp21.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Alat pemotong rantai didesain untuk mendorong pin keluar secara presisi tanpa merusak pelat rantai (link plate) atau menyebabkan distorsi pada lubang bushing. Metode manual seperti memukul dengan palu berisiko membengkokkan struktur rantai sisa, mengurangi kekuatan tarik, serta membahayakan keselamatan operator akibat serpihan logam.
Standar industri umumnya menetapkan batas kemoloran akibat keausan maksimal sebesar 1.5% hingga 2% dari panjang awal. Pengukuran dilakukan pada sejumlah mata rantai (misalnya 10 pitch) di bawah sedikit tegangan. Melampaui batas ini menyebabkan rantai tidak duduk sempurna pada sprocket, menimbulkan getaran dan risiko putus mendadak.
Connecting Link (Master Link):
Ini adalah segmen penyambung utama yang memungkinkan rantai disatukan menjadi lingkaran tertutup (loop). Terdapat dua jenis pengunci utama: tipe klip (spring clip) untuk rantai berukuran kecil hingga sedang, dan tipe pasak (cotter pin) untuk rantai beban berat yang membutuhkan keamanan ekstra terhadap getaran.
Offset Link (Half Link):
Digunakan ketika panjang rantai memerlukan penyesuaian ganjil (misalnya menambah satu pitch saja). Komponen ini memiliki bentuk plat yang menekuk untuk menghubungkan inner link dengan outer link secara langsung.
Cable Carrier Brackets:
Khusus untuk rantai pelindung kabel (drag chain), bracket ujung (seperti Hanshin End Bracket) berfungsi mengunci rantai pada mesin dan bagian yang bergerak. Kerusakan pada bracket ini dapat menyebabkan rantai kabel terlepas dan merobek kabel di dalamnya.
Chain Breaker/Disassembler:
Alat vital bagi teknisi. Alat ini (seperti terlihat pada gambar produk GRIP-ON atau Jason) berfungsi memotong rantai dengan cara mendorong pin keluar tanpa merusak plat rantai. Penggunaan palu dan paku biasa sangat tidak disarankan karena dapat membengkokkan plat dan mengurangi kekuatan tarik rantai.
Lubrication Distribution Unit:
Komponen seperti Dester Valve atau Plunger dari Showa Corp berfungsi mengatur suplai pelumas ke rantai. Kegagalan komponen ini adalah penyebab utama rantai mengalami keausan dini (elongation) akibat gesekan kering.
Identifikasi Pitch dan Standar:
Rantai industri umumnya mengikuti standar ANSI (Amerika) atau BS/ISO (Eropa). Pastikan pitch (jarak antar pusat pin) suku cadang pengganti sama persis. Menggabungkan komponen ANSI dan BS (meskipun ukurannya mirip) dapat menyebabkan keausan sproket yang sangat cepat.
Material Base:
Sesuaikan material dengan lingkungan kerja. Carbon steel cocok untuk penggunaan umum dengan beban tinggi. Namun, untuk industri makanan atau farmasi, Stainless Steel (SS304/SS316) wajib digunakan karena ketahanan korosi. Untuk cable carrier, penggunaan plastik rekayasa (engineering plastic) dengan serat penguat lebih disukai karena ringan dan tidak bising.
Kapasitas Alat Potong:
Saat memilih Chain Disassembler, perhatikan rentang ukuran rantai yang didukung (misalnya untuk nomor rantai #25 hingga #60). Memaksakan alat kecil untuk memotong rantai besar akan mematahkan pin pendorong alat tersebut.
Tipe Distribusi Lubrikasi:
Untuk Dester Plunger, pastikan volume keluaran (discharge volume) sesuai dengan kebutuhan rantai. Pelumasan berlebih akan mengundang debu, sedangkan pelumasan kurang akan menyebabkan overheat.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami










